Berita Terbaru
LOKAKARYA PEMBAHASAN DRAFT KAJIAN POTENSI PAD PROVINSI NTT
Lokakarya Pembahasan Draft Kajian Potensi PAD Provinsi NTT Digelar di Kupang
Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Lokakarya Pembahasan Draft Kajian Potensi PAD Provinsi NTT guna mengoptimalkan sumber-sumber PAD daerah yang dilaksanakan di Hotel Aston Kupang, 30 Januari 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT, Alexon Lumba, SH, M.Hum, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kajian potensi PAD sebagai dasar perumusan kebijakan fiskal daerah yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis data.
Lokakarya ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT, Drs. Ady E. Mandala, M.Si, Kepala Dinas Perikananan Provinsi NTT, Sulastri H.I Rasyid, SPi, MSi, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, DR.Zet Sony Libing, M.Si, Kepala Dinas Koperasi Provinsi NTT, Dr. Drs. Jusuf Lery Rupidara, M.Si dan beberapa Instansi terkait lainnya.
“Optimalisasi PAD tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus didukung oleh kajian komprehensif yang mampu memetakan potensi riil daerah, tantangan, serta peluang pengembangannya. Target PAD sebesar Rp2,7 triliun hanya dapat dicapai melalui kerja kolaboratif dan strategi yang tepat,” tegas Alexon Lumba.
Lokakarya ini membahas secara mendalam draft kajian potensi PAD Provinsi NTT, yang mencakup identifikasi sektor-sektor unggulan, evaluasi kinerja penerimaan daerah, serta rekomendasi kebijakan dan langkah inovatif untuk meningkatkan kontribusi PAD. Diskusi melibatkan perangkat daerah terkait, tim penyusun kajian, serta pemangku kepentingan lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh masukan dan rekomendasi yang dihasilkan dapat menyempurnakan dokumen kajian, sehingga menjadi acuan strategis dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan optimalisasi PAD Provinsi NTT, sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan penguatan tata kelola pendapatan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian fiskal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
News Writter OCTAVINA L. KALLIBATU, SP
Kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTT ke UPTD KPH Wilayah Kab. Sumba Tengah dan Kab. Sumba Barat.
Penanaman Pohon dalam rangka HMPI
Rapat Penilaian Substantif Validasi Terhadap Dokumen KLHS-RDTR Lenang Kabupaten Sumba Tengah


