Berita Terbaru

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGUATAN DAN PENDAMPINGAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DI KTH KEMBANG BARU
09 Dec 2025
by UPTD KPH Wilayah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo
UPTD KPH Wilayah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGUATAN DAN PENDAMPINGAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DI KTH KEMBANG BARU


Bajawa, 12 November 2025, UPTD KPH Wilayah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan dan Penguatan dan Pendampingan kapasitas Kelembagaan di kelompok Tani Hutan Kembang baru serta Pembuatan Sari Jahe sebagai bagian dari upaya pengembangan usaha hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan peningkatan nilai tambah produk lokal. Kegiatan ini bertujuan membekali anggota kelompok  dengan pelatihan dan pendampingan kapasitas kelembagaan serta keterampilan olahan jahe yang dapat dikembangkan menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Pelatihan diikuti oleh seluruh anggota KTH Kembang Baru, pejabat setempat, serta pendamping kelompok. Peserta dibekali dengan alat tulis serta pakaian dan Alat Ekonomi Produktif (AEP) yang telah diserahkan sebelumnya. Peserta terlihat antusias dan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan. Pembukaan dilakukan oleh Kepala UPTD KPH Wilayah kabupaten Ngada dan kabupaten Nagekeo yang kemudian memberikan sapaan serta materi peran UPTD dalam kelembagaan di tengah masyarakat. Penyuluh kemudian memberikan materi mengenai Penguatan dan Pendampingan kapasitas kelembagaan untuk memberikan wawasan serta pengetahuan sebagai bekal peningkatan kelas Kelompok Tani Hutan. 

Klasifikasi kelas KTH didasarkan pada hasil penilaian terhadap KTH dalam melaksanakan kelola kelembagaan, kelola kawasan, dan kelola usaha. Terdapat kelas KTH Pemula, KTH Madya dan KTH Utama dengan scoring masing-masing .Hasil penilaian kelas KTH digunakan sebagai dasar : Penetapan kelas KTH (Pemula skor 700) Pemberian pembinaan KTH (berdasarkan prioritas kebutuhan KTH). " Pembinaan KTH bertujuan untuk mewujudkan KTH yang produktif, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan", ujar pendamping.

Fasilitasi di prioritaskan untuk Penambahan sarana peningkatan kualitas dan kuantitas usaha produksi Penambahan sarana kualitas dan kuantitas paska panen Peningkatan kualitas dan kapasitas pengelolaan usaha sehingga Kelompok Tani Hutan mampu secara mandiri untuk bersaing secara lokal maupun skala nasional.

Jahe adalah salah satu potensi unggulan yang mudah dibudidayakan. Dengan pelatihan ini, kami berharap kelompok mampu memproduksi olahan jahe seperti sari jahe untuk menambah pendapatan,” ujar Ketua KTH Kembang Baru.

Acara dilanjutkan Pelatihan Pembuatan sari jahe yang meliputi teori dan praktik langsung pada tanggal 13 November 2025, dengan beberapa poin utama:

1. Pengenalan Komoditas Jahe

  • Jenis-jenis jahe lokal yang digunakan

  • Kandungan manfaat bagi kesehatan

2. Proses Pembuatan Sari Jahe

Peserta mempelajari langkah-langkah produksi, antara lain:

  • Pencucian dan pemilahan rimpang jahe berkualitas

  • Pengupasan 

  • Ekstraksi air jahe

  • Penyaringan sari jahe

  • Penambahan bahan pendukung (gula, rempah)

  • Proses pemanasan / pasteurisasi

  • Pengemasan dalam pouch

3. Strategi Pemasaran Produk

  • Penetapan harga

  • Desain kemasan sederhana

  • Pemasaran lokal 

Pada sesi praktik, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan diberi bahan baku serta peralatan untuk memproduksi sari jahe secara mandiri. Hasil produksi kemudian dinilai dari segi rasa, kebersihan, dan konsistensi produk. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan dan saling bekerja sama selama proses pembuatan. Banyak peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan keterampilan baru yang dapat diterapkan untuk keberlangsungan Kelompok Tani Hutan kembang Baru. Keberlangsungan ekonomi masyarakat disekitar hutan patut untuk diperhatikan sehingga masyarakat tidak merambah hutan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan membentuk Hutan Lestari demi keberlangsungan anak cucu.

 

Salam Rimba Raya,

posted by Maria Stephani Aliandu

 

Jul
20
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

SINKRONISASI PETA INDIKATIF DAN AREAL PERHUTANAN SOSIAL (PIAPS) DI PROVINSI NTT

Jul
16
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

KUNJUNGAN KERJA GUBERNUR NTT DI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR

Jan
08
UPTD KPH Wilayah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo

KEGIATAN PENYERAHAN ALAT EKONOMI PRODUKTIF DAN SURAT KEPUTUSAN PENGELOLAAN HUTAN DESA DI DESA BELA

Nov
28
UPTD KPH Wilayah Kabupaten Sumba Timur

Pendidikan dan Pelatihan Pengolahan Minyak Kayu Putih kepada KUPS Suka Maju di Desa Palanggay